Bersimpuh aku di pusara ayahku
kamboja putih kutaburi
al Fatihah kukirim
bersama siraman air mawar.
Sunyinya hidup tanpa ayah
penunjuk jalan pengingat alpaku
bimbingan ayah tak mungkin
kulupa walau jasad bercerai roh.
Ayah...
tiba-tiba saja aku merindukanmu
ingin sekali kucium tanganmu
yang begitu banyak berkorban
untukku.
Ayah....
Terimakah titipanku?
yang kukirim tiap waktu
istimewa dan khusus untuk
ayah seorang.
Ayah...
berbahagialah di sana
bersama teman-teman
yang pastinya baik-baik
seperti ayah.
Ayah....
selayaknya ayah bersama-sama mereka
yang menjadi kesayangan Allah
yang menjadi kekasih Allah.
Tuhan...
limpahlah rahmat
bersama barakahMu
kepada dia
ayah yang kukasih.
Tuhan...
layakkah aku
bersama ayah dan teman-temannya
di tempat bahagia yang
dilimpahi rahmat dan barakah
sepanjang masa itu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar