Senin, 18 Juli 2011

SAHABAT


SAHABAT….
Adalah orang yang selalu ada saat sedih ataupun senang
Yang selalu mendukung semua yang kita lakukan
Dia tak pernah lelah memberikan masukan kepada kita
Sahabat
Menagis ketika kita menagis
Dan tertawa saat kita bahagia

Namun….
Sampai hari ini semua itu hanya ada dalam anganku
Karena sampai saat ini aq belum pernah merasakan ketulusan seorang sahabat
Aku merasa
Semua orang yang mendekatiku hanya mengingikan sesuatu dari ku
Dan ketika ia telah mendapat apa yang ia inginkan
Ia pergi dan takkan pernah kembali

CERITA ULANGTAHUNKU

Mungkin bagi sebagian orang, hari ulang tahun adalah hari paling membahagiakan setiap tahunnya. akupun sempat merasakan hal itu. Tapi, semua kebahagiaan itu sirna sejak ayah yang paling ku sayangi pergi meninggalkanku sebulan setelah ulangtahun ke-15 ku.  Hatiku sangat terpukul, semua hal-hal indah saat merayakan ulangtahun bersama ayah dan ibuku, kado-kado indah yang mereka berikan kepadaku kini tinggal kenangan yang tersimpan jelas di memoriku. Bahkan kado terakhir ayahku masih ku simpan sampai sekarang yaitu HP sony ericsson W850i, HP idamanku dan sekarang menjadi HP kesayanganku, walau sedikit rusak tapi tetap ku pakai mendengar music. 
Waktu berjalan begitu cepat, sekarang usiaku tepat 19 tahun. 4 tahun sudah ku merayakan ulang tahun tanpa ayah disisiku, tanpa kecupan sayang darinya, tanpa kado-kado istimewa yang menjadi penanda bertambahnya usiaku, tanpa ucapan selamat ulang tahun yang selalu ku dengar saat masih bersamanya.
Sakit, perih ku rasa saat mengingat kembali semua yang pernah ku lewati bersamanya. Ayah… sekarang anakmu ini sudah berusia 19 tahun. Aku tau kau pasti melihat ku di atas sana dan mengucapkan “selamat ulang tahun nak, bapak selalu sayang yayu”. Ayah…. Terima kasih untuk semua pengorbanan mu untukku selama hidupmu. Hanya doa yang bisa ku panjatkan kepada Allah, semoga engkau di beri tempat terindah di sisiNya. Amin.
Ayah… memang sampai usia ke-19 ku ini aku belum bisa memberikan penghargaan apapun kepada mu sebagai tanda terimakasihku. Tapi percayalah, suatu saat nanti anak mu ini pasti bisa membuat mu tersenyum bangga di atas sana. Percayalah ayah. Aku janji pada diriku sendiri dan padamu.

Ayah…
Taukah kau apa yang paling aku inginkan di hari ulangtahunku ini???
Hanya satu keinginan terbesarku. Aku bisa melihatmu lagi dan meminta maaf padamu ayah. Karna terlalu banyak dosa yang ku lakukan terhadapmu dan sampai saat2 terakhirmu aku belum sempat mengucapkan kata maaf kepadamu.
Ya Allah…
Ku mohon padamu, sampaikan kata maafku kepadanya, katakan padanya aku sayang dan merindukannya. Aku ingin memeluknya seerat mungkin hingga ia tidak akan pernah meninggalkanku sendiri seperti sekarang. Aku butuh ayah di sampingku untuk menuntunku. Aku terlalu lemah untuk berjalaan sendiri tanpanya.

19 TAHUN USIAKU


00:00 (5 MEI 2011)
SELAMAT ULANG TAHUN “YAYU”
Hari itu tepat pukul 00:00 aku genap berumur 19 tahun
Hhhmmmm sebuah angka menuju kedewasaan
Banyak yg telah ku lewati selama 19 tahun aku berada di dunia ini
Mulai dari yang membahagiakan sampai yang menguras air mata
Aku hanya bisa memanjatkan Alhamdulillahhirabbil’alamin
Karna sampai sekarang Allah masih memberikan nafas hidupnya kepadaku
Ku mengira tak ada yang mengingat hari jadiku ini
Ternyata aku salah, umi masih mengingat hari ulang tahunku
Pukul 00:05 ia mengucapkan selamat ulang tahun untukku
Trimakasih umi
Hanya itu yang ku bisa ucapkan untuknya

Di usiaku yang ke-19 ini
Ku berharap bisa lebih taat kepadaMu ya Allah
Dan juga semoga dengan bertambahnya umurku
Aku bisa lebih dewasa menghadapi semua masalah yang datang padaku
Satu lagi harapanku di usia 19 tahun ku ini
Semoga mulai hari ini
Tak ada lagi air mata kesedihan yang menetes di pipiku
Amin ya rabbal alamin

DILEMAKU

Satu kata itu yang sekarang sedang berkecamuk di dalam diriku
di satu sisi aku ingin melihat mama bahagia
tapi di sisi lain aku tidak rela ada sosok lain yang menggantikan bapak di sisi mama dan juga keluargaku
aku merasa tak ada yang bisa menggantikan bapak di hatiku
siapapun itu, seperti apapun itu
mungkin memang bapak bukanlah seorang yang sempurna dimata semua orang
tapi di mataku bapak adalah orang yang paling sempurna yang pernah ku kenal dan ku miliki di dunia ini
dan itu tak akan pernah terganti sampai kapanpun bahkan sampai ajal menjemputku

lalu bagaimana dengan mama?????
Pertanyaan itu selalu datang mengacaukan pikiran dan perasaanku
Mama butuh seorang yang selalu ada di sampingnya, yang bisa memberikan kebahagiaan kepadanya
Yang bisa menjadi penuntun dan penopang saat ia rapuh….
Aku pun sadar akan hal itu
Tapi aku tak bisa menipu diriku sendiri
 bahwa aku belum bisa dan mungkin tidak akan pernah bisa menerima dia sebagai pengganti bapak

aku bingung
siapa yang harus aku dahulukan
apakah kebahagiaan mama????
Tapi dengan konsekwensi hatiku bakal terluka
Dan mungkin luka itu tidak akan pernah sembuh untuk selamanya
Ataukah mengikuti perasaanku
Tapi dengan konsekwensi merenggut kebahagiaan mama
Ya Allah….
Aku bingung…
Bantu aku untuk menentukan semua ini ya Allah
Ini terlalu sulit buat ku ya Allah…

Apakah aku harus mengenyampingkan perasaanku demi kebahagiaan mama yang ku sayang?????
Kalau memang itu yang terbaik buat mama dan semuanya
Aku rela…
Sekalipun aku harus memberikan nyawaku kepadanya aku rela
Asal mama bisa tersenyum bahagia
Biarlah aku yang merasakan sakit ini sendiri
Asal mama bisa bahagia
Aku rela….

Ketika semua yang tidak ku inginkan terjadi
Satu janjiku
Aku tidak akan memanggilnya dengan sebutan “bapak”
Dan juga saya tidak akan pernah tinggal satu atap bersamanya
Apapun yang terjadi

AIRMATA HATIKU

Entahlah apa yg sedang berkecamuk dalam hatiku
Ku merasa ku tak sanggup menghadapi semua ini
Hanya dengan air mata ku bisa mengungkapkan semua perasaanku
Ingin rasanya kuungkapkan semuanya
Tapi bibir ini terlalu kaku untuk berkata

Tuhan….
Apakah ini kado ulang tahun ke 19 yang kau berikan padaku
Agar aku bisa menjadi lebih dewasa???????
Kalau memang iya aku kan terima semua ini dengan tegar
Ku tau semua ini pasti berujung manis pada akhirnya

Ya Allah
Jika ku boleh minta satu permintaan sebagai kado ulang tahun ku besok
Aku mohon ya Allah…
Kembalikan keluargaku seperti dulu
Yang selalu menghadapi semua masalah bersama-sama
Yang selalu bergandengan tangan meski badai menerpa
Keluargaku yang saling menyayangi satu sama lain
Hanya itu ya Allah
Tidak seperti sekarang yang penuh dengan ketegangan
Jujur hatiku menangis melihat semua ini
Ku merasa semua permasalahan ini karena aku
Aku dan aku

Kadang ku merasa
Ingin rasanya menyusul bapak menghadapMu
Agar tidak ada orang yang tersakiti akan kehadiranku
Karna ku merasa tak sanggup menghadapi semua ini sendiri ya Allah
Ku terlalu lemah untuk berjalan sendiri di atas batu kerikil yang sangat tajam
Tanpa pelindung
Aku belum cukup dewasa untuk menghadapi semua ini sendiri ya Allah