Minggu, 23 Oktober 2011

kecewa

kau tau, malam ini adalah pertama kali air mata ku jatuh karnamu. air mata kecewa karna ulahmu.
jujur, aku sungguh kecewa dengan tingkahmu terhadapku. mungkin ini adalah luapan kekecewaan yang ku pendam sekian lama dan tak bisa ku bendung lagi.
selama ini aku selalu berusaha untuk berfikir positif terhadapmu, tapi sekarang rasanya cadangan pikiran positifku untukmu sudah habis. terlalu dalam luka yang kau tancapkan di hatiku kawan.
taukah kau, kalau selama ini ku menganggap kau lebih dari seorang sahabat bahkan lebih dari kakak sekalipun. tapi kayaknya kau hanya menganggapku tak lebih dari barang bekas yang bisa kau manfaatkan kapanpun kau butuh dan setelah selesai kau buang jauh-jauh.
aku tau kau lebih segalanya dibandingkan denganku. kau cantik, kau pintar, kau kaya, semua kesempurnaan seorang wanita ada di dirimu.sedangkan aku, hanyalah cewek jelek, bodoh, dan miskin yang bisa kau manfaatkan.
selama ini aku ikhlas melakukan semua yang kau minta. tak pernah sedikitpun terbersit di pikiranku untuk mengharap balasan apapun darimu. aku melakukan semua itu atas nama persahabatan, karna aku menganggap kau sahabat terbaikku. tapi apa yang ku dapat?? sebuah penghianatan dari orang yang paling aku sayang, orang yang selalu aku banggakan.
kau adalah orang pertama yang membuatku percaya bahwa di dunia ini ada yang namanya sahabat namun kau juga yang membuatku kembali pada pendirianku bahwa tidak ada orang yang tulus sayang pada kita selain keluarga.

maaf jika kata-kataku terlalu kasar, tapi aku tak mampu memendam kekecewaan ini sendiri. hanya di sini bisa ku luapkan semua kekecewaanku terhadapmu.
sekali lagi maaf atas semua yang tlah ku lakukan padamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar